Rabu, 30 Oktober 2013

Smartphone Samsung Galaxy S5 bakal Dilengkapi Teknologi Eye Scanning


IPhone 5S milik Apple hadir sebagai smartphone pertama yang menggunakan teknologi Touch ID dengan sensor sidik jarinya. Dan sebagai kompetitor utama Apple, Samsung pun tak mau kalah dalam penggunaan teknologi canggih. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut pun dikabarkan bakal memakai teknologi yang tak kalah canggih pada produk terbarunya, Galaxy S5.
Menurut kabar yang diperoleh AndroidSaS, smartphone tersebut bakal dilengkapi dengan teknologi eye scanning. Mereka pun mengatakan bahwa informasi mengenai keberadaan teknologi eye scanning pada smartphone ini diperoleh dari sebuah sumber di Korea Selatan. Galaxy S5 menurut rencana bakal dihadirkan pada ajang Mobile World Congress (MWC) pada bulan Februari mendatang
Kemungkinan penggunaan teknologi eye scanning pada Galaxy S5 terbilang cukup masuk akal. Terlebih teknologi serupa juga disematkan oleh Samsung pada Galaxy S3 dan S4. Kedua smartphone tersebut dilengkapi dengan teknologi eye tracking. Dan teknologi eye scanning pada S5 bisa saja merupakan peningkatan dari teknologi pada kedua smartphone generasi sebelumnya itu.

Panasonic T11, Smartphone Quad-Core Jelly Bean 4 Inci Dengan RAM 1GB & Kamera Utama 5MP


Pertama kali terlihat saat dipasarkan oleh Flipkart pada bulan lalu bersama kerabatnya yaitu Panasonic P11, Panasonic T11 ini kabarnya juga kembali muncul saat dipasarkan secara online melalui Snapdeal baru-baru ini.
Berbeda dengan Panasonic P11 yang mengusung smartphone berkonsep mini tablet (phablet), Panasonic T11 ini justru hadir dengan usungan smartphone biasa berkat dukungan panel layar sentuh kapasitif IPS 4 inci WVGA (480×800 piksel).
Selain diasupi kekuatan processor quad-core 1.2GHz, smartphone dual-sim berbasis 4.1 Jelly Bean ini juga telah dilengkapi dengan dukungan 3G, kamera belakang 5MP, kamera depan 0.3MP, RAM 1GB, ROM 4GB, slot kartu MicroSD berkapasitas hingga 32GB, dan baterai 1500 mAh.
Sedangkan menurut harga pasaran on-line di Snapdeal, ponsel re-branded Panasonic T11 ini telah ditawarkan seharga 9.520 INR atau setara 1,7 jutaan rupiah per unitnya.

10 Fitur Terbaru pada Android Jelly Bean 4.3


Bagi para pemilik Nexus, update software Android bisa diperoleh melalui internet. Termasuk Nexus 4, Nexus 10,  Nexus 7 Original (2012) dan Galaxy Nexus smartphone. Handset Nexus 7 (karena dilengkapi layar 7 Inchi yang anti gores) baru akan tersedia pada tanggal 30 Juli (hari ini) untuk wilayah Amerika melalui Google Play, Amazon.com, Best Buy, GameStop, Staples dan Walmart. Negara lain tentunya akan segera menyusul.

Nexus 7 (2013) ini berukuran cukup tipis (0,865 cm) dan berbobot hanya 300 gram. Baterai aktif untuk 9 jam bicara dan telah built in support untuk fitur Wireless Charging.

1. Fasilitas Auto Complete pada Dial Pad

Autodial Jelly Bean
Android 4.3 sekarang menambahkan fitur autocomplete pada dial-pad dengan tampilan pop-up saran nama kontak atau nomor telepon ketika pengguna mulai mengetikkan sesuatu. Sebelumnya fitur Auto Complete terdapat pada Phone Book saja. Dengan fitur ini, anda tidak perlu secara khusus membuka phone book untuk menemukan kontak yang jarang anda hubungi.

Pada contoh ilustrasi di sebelah kiri anda bisa memahami bahwa kontak bernama Meira Smith tidak memenuhi unsur no 634 namun tetap ditampilkan. Hal ini disebabkan karena sistem pencarian auto complete ini juga berkaitan dengan fitur prediksi keyboard (fitur no.6 pada tulisan ini).

2. Bluetooth AVRCP (Audio/Video Remote Control Profile)

Perangkat yang menjalankan Android 4.3 Google Jelly Bean dapat disinkronkan dengan bluetooth stereo mobil dengan  menawarkan fungsionalitas tambahan. Bluetooth AVRCP versi 1.3 ini memungkinkan stereo mobil anda untuk menampilkan metadata seperti judul lagu ketika musik sedang streaming dari perangkat Android 4.3.

3. OpenGL ES 3.0

Google mengklaim bahwa Android 4.3 mendukung versi baru dari standar industri untuk kinerja grafis yang tinggi. Jika Anda adalah seorang pecandu game, update terbaru ini pasti akan membuat anda bersemangat. Google juga memberikan demo game gratis sekedar untuk menunjukkan perbedaannya dengan Android 4.2 seperti tekstur yang mendetail, pantulan cahaya  pada permukaan yang kaca/metalic, dan refleksi. Hal ini tidak ditemui pada Android 4.2. 
Handset yang telah support fitur ini adalah Nexus 7 (edisi 2013), Nexus 4, dan Nexus 10 devices.

4. Antar Muka/Tampilan Kamera baru

Tampilan aplikasi kamera pada Android 4.3 juga menawarkan program yang diperbarui. Dimana aplikasi ini memiliki menu baru berkonsep menu melengkung yang membuatnya lebih mudah untuk mengontrol dan bermanuver pada pengaturan kamera.
Nexus 7 (2013) memiliki kamera depan beresolusi 1,2 Mega Pixel sedangkan kamera belakang 5 Mega pixel.

5. Peningkatan akurasi penentuan lokasi handset melalui pemindaian Wi-Fi secara pasif (scan only mode)

Google kini telah meningkatkan akurasi deteksi lokasi perangkat Android anda yang sebelumnya hanya mengandalkan GPS dengan cara menambahkan teknik pemindaian lokasi melalui Wi-Fi. Hal ini memungkinkan aplikasi untuk mendapatkan data lokasi perangkat anda melalui Wi-Fi bahkan ketika Wi-Fi sedang tidak terkoneksi/tidak digunakan untuk akses data (anda masih bisa menonaktifkannya sama sekali melalui menu setting).
Android 4.3 juga memiliki kemampuan baru untuk melakukan kalkulasi geofencing* secara hardware. Update ini memindahkan perhitungan lokasi handset ke perangkat keras ketimbang melakukannya secara software yang akan lebih boros baterai seperti sebelumnya. Dengan demikian ini akan mengoptimalkan efisiensi pemakaian daya.
Namun, karena kalkulasi posisi handset ini tergantung hardware, maka update 4.3 ini tidak berfungsi dengan baik untuk handset lama sebelum Google Nexus 7. Pada Google Nexus 7, kemampuan deteksi untuk aplikasi geofencing ini mampu mencapai 1 meter jika terdapat jaringan WIFI yang aktif di dekatnya. Untuk handset lama, akurasinya berada pada kisaran 50 meter. Dan jika tidak terdapat WIFI, maka akurasinya adalah 300 meter yang diperoleh dari data GPS. Sedangkan jika GPS dan WIFI dinonaktifkan, maka deteksi handset hanya bisa dilakukan dengan akurasi 1000 meter/1 kilometer melalui perhitungan BTS. 
Semua data akurasi ini menggunakan metode statistik dengan tingkat keyakinan 68%. Jadi kalau akurasi 1 meter akan bermakna bahwa posisi handset 68% pasti berada dalam radius 1 meter tersebut. 32%-nya berada diluar radius 1 meter tersebut. Umumnya, untuk tingkat keyakinan 68% ini, maka margin of errornya adalah sekitar 5%. Artinya +/- 5% dari 1 meter adalah 5 cm! Cukup akurat bukan ?

*geofencing: mendeteksi keberadaan/posisi handset apakah berada pada radius area yang telah anda tentukan sebelumnya. Berguna untuk aplikasi deteksi keberadaan anak anda, kendaraan anda, atau monitoring armada penjualan anda.

6. Keyboard & Input

Android 4.3 dilengkapi dengan algoritma yang ditingkatkan untuk pengenalan layar sentuh dan mengetik/tap yang membuat menulis SMS/Email akan lebih mudah. Selain itu juga disertakan emoticon baru, yang mirip dengan emoticon pada iPhone. Update ini juga meningkatkan kecepatan untuk tombol gamepad dan joystick dengan menurunkan latensi/delay secara signifikan.

7. Bluetooth Smart Ready

Adalah update teknologi terbaru bluetooth dengan konsumsi rendah energi (Bluetooh 4.0). Ini akan sesuai sekali untuk aksesoris seperti monitor denyut jantung, pedometer*, termometer, dan banyak lainnya yang telah berlogo Smart Ready. Pengguna kini dapat menyinkronkan perangkat energi rendah tanpa khawatir akan mempengaruhi penggunaan baterai. Fitur ini juga akan membuka jalan lebih luas lagi untuk perangkat wearable yang mulai marak belakangan ini.

*pedometer: perangkat elektronik atau elektromekanis portabel, yang berfungsi menghitung langkah kaki seseorang dengan cara mendeteksi gerakan pinggul orang tersebut.

8. Pengguna dengan kewenangan terbatas/Restricted profiles

Dengan fitur ini, anda bisa membuat profile dengan kewenangan terbatas. Misalnya jika anda hendak meminjamkan hape/tablet milik anda kepada anak anda atau orang lain, anda bisa membuat profile baru khusus untuk kebutuhan mereka yang terkontrol. Atau misalnya jika anda membangun armada penjualan yang hanya membutuhkan aplikasi Penjualan, fitur ini akan sangat bermanfaat.

9. Virtual Surround
Yang juga menarik dari edisi Jelly Bean 4.3 ini adalah adanya fitur Virtual Surround yang khusus dioptimasi untuk perangkat sound system mobile phone. Pembuatnya adalah penemu format file mp3 yang legendaris (selain Bose tentu saja:) ). Fitur ini memungkinkan anda untuk menonton film dengan sound yang terasa lebih realistis.
Bagaimana cara kerja Virtual sound yang dinamai Cingo ini?
Pada sound system home teater, suara musik atau film yang sampai ke telinga kita melalui beberapa channel yang terpisah yang membentuk 'lingkungan' sehingga kita (otak kita) bisa merasakan perbedaan jarak dan arah datangnya suara dengan lebih terperinci, menimbulkan efek seolah kita berada didalam lingkungan tersebut.
Namun jika kita menggunakan headphone, efek tersebut hilang karena suara datangnya berasal dari dalam kepala kita, langsung ke gendang telinga kita. 
Perubahan pola suara inilah yang kemudian dibuat modelnya secara digital dan teknologi cingo dari fraunhofer ini kemudian mengubah suara yang dikeluarkan berdasar model tersebut. Demikian pula jika kita menggunakan speaker handphone kita, pola suara yang dihasilkan diubah meniru pola suara home teater, sehingga suara yang dihasilkan seolah berasal dari 'luar' handphone kita.

10. Fitur bagi Developer Aplikasi Android
Android Jelly Bean juga tidak melupakan developer aplikasi Android dengan menambahkan penyempurnaan terhadap aplikasi profiling tampilan grafis yang terintegrasi dengan perangkat secara langsung. Hal ini akan mempermudah pembuatan aplikasi android yang hemat baterai dan cepat/lancar ketika dijalankan. 

Microsoft Hadirkan Tablet Surface Raksasa Berukuran 383 Inci Di London


Untuk lebih memperkenalkan keberadaan tablet Surface generasi kedua terbarunya ke seluruh dunia, Microsoft tampaknya berupaya mencari cara yang tepat dan lebih kreatif dalam upaya mempromosikan produk tablet unggulan terbarunya tersebut.
Dan sebagaimana upaya kreatif yang baru saja dilakukan oleh raksasa teknologi berbasis di Redmond tersebut, tablet Surface berukuran raksasa yang sepenuhnya bekerja dan benar-benar nyata baru saja dihadirkan di Trafalgar Square – London.
Menurut The Verge, tablet Surface raksasa tersebut hadir dengan panel layar berukuran 383 inci dan juga dilengkapi dengan Type Cover 2 berwarna ungu yang memungkinkan warga London dapat mengoperasikan tablet dengan cara melompat dari satu tombol ke tombol yang lain. Tablet raksasa dengan lebar 8,2 meter dan tinggi 5,1 meter ini sepenuhnya dapat bekerja dengan USB port dan micro HDMI port yang juga disertakan.
Selain Inggris, Microsoft kabarnya juga akan mempromosikan tablet Surface Pro 2 dengan demo yang sama pada salah satu dari 21 negara di seluruh dunia yang memperebutkannya dalam waktu dekat ini. Hm, kira-kira Indonesia masuk dalam 21 negara tersebut ga ya?!

Tablet Berbasis Tizen Pertama di Dunia Resmi Diluncurkan di Jepang


khirnya, perangkat dengan sistem operasi Tizen secara resmi diperkenalkan kepada publik. Tablet tersebut telah secara resmi diperkenalkan oleh perusahaan Jepang bernama Systena dan diperuntukkan bagi para developer.
Tablet tersebut pun memiliki spesifikasi yang tinggi dan dilengkapi tool developer Tizen dari Systena. Tablet Tizen ini hadir dengan layar berukuran 10.1 inci dan memakai sistem operasi Tizen 2.1 Magnolia. Layar 10.1 inci itu mempunyai resolusi 1920 x 1200 piksel.
Di dalam tablet ini pun terdapat prosesor quad core berbasis ARM Cortex A9 dengan kecepatan 1.4Ghz. Kinerja prosesor tersebut juga bakal ditunjang oleh keberadaan RAM sebesar 2GB dan memori internal 32GB. Tablet ini juga dilengkapi dual kamera di depan dan belakang.
Terdapat pula konektivitas berupa WiFi 802.11 b/g/n. Systena tak mengumumkan harga dan kapan tablet ini bisa tersedia. Namun bagi developer yang menginginkan tablet ini, bisa langsung mengunjungi web resmi Systena.